Bale Menderita di Madrid'



 Bale


Cardiff - Performa Gareth Bale di Real Madrid mengundang komentar dari mantan pelatihnya di timnas Wales, John Toshack. Toshack meyakini bahwa Bale tidak merasa bahagia bersama Madrid.

Setelah di musim perdananya sukses membawa Los Blancos menjuarai Copa del Rey dan Liga Champions, musim kedua Bale di Santiago Bernabeu berjalan tidak sesuai harapan seiring dengan kegagalan timnya berprestasi.

Kendatipun sudah mencetak 17 gol di seluruh kompetisi, hanya tiga gol yang mampu disarangkan winger lincah ini dalam 19 penampilan terakhirnya. Seperti biasa, Bale pun dikritik.

Dalam beberapa momen, Bale bahkan mendapat sorakan dan sempat diserang saat meninggalkan stadion dengan kendaraannya. Statistik pun mencatat, sejak dicibir oleh pendukung Madrid agresivitas Bale menurun.

"Yang jelas adalah Bale sekarang jauh lebih baik daripada yang sekarang. Jauh lebih baik -- tidak hanya sedikit," kata Toshack kepada Marca. "Dengan Bale, segalanya tampak aneh. Saya tidak melihat dia bahagia."

"Terkadang bermain di Madrid cukup membuat ngeri, tapi seharusnya tidak lagi begitu buat dia setelah dua tahun. Saya melihat banyak hal aneh yang terjadi. Isyarat terhadap Cristiano (Ronald), wajahnya, cedera yang sempat mengganggu ritmenya."

"Saya melihat dia bermain dan itu bukan dia. Saya kira dia menderita. Dia tidak lagi berlari. Padahal dia sering kali berlari sampai 50 meter atau lebih seperti saat final Copa del Rey tahun lalu. Tapi dia kini tidak lagi," tambah pelatih yang pernah dua kali menangani Madrid itu.


0 Response to "Bale Menderita di Madrid'"

Post a Comment