Fotografi Makro

Hallo sobat Info Terkini kali ini saya akan membahas tentang fotografi makro. daripada kesana kemari meningan langsung aja kita simak, Fotografi makro mampu membawa kita menjelajahi kehidupan hewan-hewan berukuran kecil dengan cara menampilkannya dalam ukuran yang besar. Fotografi makro juga mampu menampilkan berbagai detail benda-benda kecil yang tidak terlihat dengan mata telanjang. Jenis fotografi ini sangat menarik untuk digeluti, karena kita bisa bereksperimen bahkan dari daerah sekitar rumah seperti halaman rumah maupun keluarga. Ada sedikit hal berbeda yang akan kita lakukan untuk mendapatkan foto makro yang indah antara lain:

Komposisi

Dengan foto makro kita bisa bereksperimen dengan sangat bebas baik mengambil gambar dari arah bawah, atas, samping maupun belakang. Kita bisa memainkan pencahayaan serta meletakkan berbagai benda yang kita inginkan untuk menambah keindahan. Untuk komposisi kita bisa menggunakan teknik rule of third, rule of space, golden triangle, golden spiral atau apapun yang sesuai dengan kondisi subjek saat itu. Foto makro biasanya memiliki ciri kaya warna dan kaya detail dan hal inilah yang sangat perlu kita munculkan dalam setiap gambar.

Fokus

Penggunaan fokus manual sangat diperlukan karena autofokus tidak akan mampu melakukan fokus dari jarak yang sangat dekat. Kita bisa memilih depth of field yang sempit maupun lebar dan pastikan area yang anda inginkan benar benar fokus dengan baik. Kita bisa merupah fstop aperture sesuai keperluan baik dari pertimbangan pencahayaan maupun efek bokeh yang dihasilkan.

 Fotografi makro

Aperture

Aperture sangat mempengaruhi depth of field/bokeh yang dihasilkan. Gunakan bukaan aperture lebar(angka kecil) jika anda ingin area on fokus sempit. Sebaliknya gunakan bukaan aperture sempit(angka besar) jika anda ingin area on fokus lebar/area bokeh lebih sedikit.

Tripod dan Shutter release/self timer

 Tripod

Tripod sangat membantu untuk menurunkan getaran sehingga mampu mencegah blur. Ketika kita memotret benda berukuran kecil maka stabilitas akan sangat kita perlukan, apalagi jika kita sering menggunakan posisi kurang nyaman seperti tidur dan jongkok, Getaran sedikit saja akan berakibat buruk dalam foto makro. Jika anda menginginkan area fokus sempit, bantuan tripod dan shutter release sangat bermanfaat. Shutter release berfungsi mencegah geratan tangan saat kita menekan tombol shutter. Namun jika anda tidak memiliki shutter release, anda bisa menggunakan self timer dan menunggu selama beberapa detik sehingga tidak tercipta blur akibat getaran tangan.

Pencahayaan

Kita dapat melakukan eksperimen pencahayaan sesuka hati, seperti penggunaan backlit, sidelit, front lit, bright light, low light, spotlight yang kesemuanya mampu menghasilkan gambar dengan ciri khas masing-masing.

 Light

0 Response to "Fotografi Makro"

Post a Comment