Pilot pesawat yang jatuh di medan Siswa Terbaik Sekkau A-97




Kapten Sandy Permana menjadi pilot utama yang menerbangkan pesawat hercules A-1910 yang jatuh di Medan, Sumatera Utara, Selasa siang (30/6). Berdasarkan informasi yang digali, Sandy merupakan siswa terbaik di Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara Angkatan 97.

Dikutip dari laman TNI Angkatan Udara, Sandy yang berasal dari Skadron Udara 32 Wing 2 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, dinobatkan sebagai siswa terbaik lantaran memiliki prestasi yang lebih baik dibandingkan 73 siswa lain yang juga lulus berbarengan dengan Sandy.

Dalam foto yang ada di laman tersebut, Sandy tampak mendapatkan piagam penghargaan yang diberikan langsung oleh Komandan Komando Pendidikan TNI Angkatan Udara (Dankodikau), Marsekal Muda TNI Ras Rendro Bowo.

Dan seperti dikutip dari caption foto tersebut, "Dankodikau memberikan piagam dan ucapan selamat kepada Kapten Pnb Sandy Permana,S.E.,M.M. yang berhasil meraih siswa terbaik Pasis Sekkau A-97. Di Gedung Pramansala Ksatrian Sekkau Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (15/6)."

Tak hanya menjadi siswa terbaik, ternyata Sandy pun memiliki jabatan Ketua Senat Pasis Sekkau Angkatan 97. Hal tersebut terlihat dalam artikel yang CNN Indonesia kutip dari laman TNI Angkatan Udara.

Dalam lama tersebut, disebutkan Sandy memberikan ucapan terima kasih kepada kepada Komandan, Para Patun dan Seluruh Staf Sekkau serta Ketua beserta Pengurus PIA-AG Cabang 7 Gab II Sekkau yang selama ini pro-aktif mendukung pasis Sekkau Angkatan ke-97, dalam melaksanakan kegiatan Pendidikannya.

Sandy merupakan satu dari 12 prajurit TNI AU yang diketahui berada di pesawat hercules yang jatuh tersebut. Selain Sandy, ada Letnan Satu Pandu Setiawan sebagai Penerbang BR dan Letnan Dua Dian Sukma P sebagai Penerbang II yang mendampingi Sandy sebagai pilot. (Baca: Hercules Jatuh di Medan Bawa Logistik ke Kepulauan Riau)

Selain ketiga prajurit yang bertugas sebagai pilot, ada juga Kapten Riri Setiawan selaku navigator, Serma Bambang, Peltu Ibnu Kohar, Pelda Andik, Peltu Ngateman, Peltu Yahya Komari, Pelda Agus, Prada Alfian, dan Pelda Parijo yang bertugas sebagai teknisi.

"Ada lima prajurit TNI AU yang dilaporkan gugur, saat ini evakuasi badan pesawat belum bisa dilakukan karena kita fokus evakuasi warga yang rumahnya ada di sekitar (lokasi jatuh)," kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal Fuad Basya. (Baca: Hercules Celaka di Lokasi Mandala Saat Jatuh pada 2005)

0 Response to "Pilot pesawat yang jatuh di medan Siswa Terbaik Sekkau A-97"

Post a Comment