shalat tarawih dengan tergesa-gesa itu tidak boleh



Bolehkah shalat tarawih dengan tergesa-gesa? Bahkan ada juga imam yang membaca al Fatihah hanya dalam satu tarikan nafas. Simak selengkapnya, pernah ngalamin nggak shalat tarawih yang kecepatannya super banget. Bahkan beresnya nggak sampai 30 menit, padahal shalat Tarawih itu sebanyak 11 atau 23 rakaat dengan witir. Biasanya karena ingin mengejar target rakaat yang banyak, beberapa masjid punya kecepatan shalat tarawih yang ekspres. Nah, lho, bagaimana hukumnya ya, melakukan shalat tarawih ekspres ini?

Shalat tarawih dengan tergesa-gesa dikhawatirkan akan meninggalkan thuma'ninah shalat. Syaikh 'Abdurrahman bin Qosim rahimahullah berkata, "Banyak sekali imam yang ketika melaksanakan shalat tarawih tanpa memakai nalar. Mereka melakukannya tanpa ada thuma’ninah ketika ruku’ dan sujud. Padahal thuma’ninah termasuk rukun shalat. 

Dalam shalat kita pun dituntut untuk menghadirkan hati dan mengambil pelajaran dari ayat-ayat Allah yang dibaca. Tentu thuma’ninah dan khusyu’ tidak didapati ketika seseorang ngebut dalam shalatnya. Jika mau dinilai, sedikit raka’at namun disertai khusyu’ ketika ruku’ dan sujud itu lebih baik daripada banyak raka’at namun dilakukan dengan ngebut yang jelas dilarang dalam shalat."

Karena thuma'ninah merupakan rukun shalat, meninggalkannya bisa bikin shalat dianggap tidak sah. Dari Hudzaifah radhiyallahu 'anhu bahwa beliau pernah melihat ada orang yang tidak menyempurnakan rukuk dan sujud ketika shalat, dan terlalu cepat. 

Setelah selesai, ditegur oleh Hudzaifah, “Sudah berapa lama anda shalat semacam ini?” Orang ini menjawab: “40 tahun.” Hudzaifah mengatakan: “Engkau tidak dihitung shalat selama 40 tahun.” (karena shalatnya batal). Lanjut Hudzaifah, "Jika kamu mati dan model shalatmu masih seperti ini, maka engkau mati bukan di atas fitrah (ajaran) Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.”  (HR. Ahmad 23258, Bukhari 791, An-Nasai 1312, dan yang lainnya).

Jumlah raka'at shalat tarawih tidak dibatasi, sob. Asal mengerjakan dengan thuma'ninah. Ibnu Taimiyah menegaskan bahwa semua jumlah raka'at shalat tarawih itu baik. Nah, yang perlu diperhatikan adalah kalau memang punya target raka'at yang banyak tapi dilakukan dengan meninggalkan thuma'ninah, shalatnya dinilai tidak sah. Lebih baik shalat tarawih dengan raka'at yang lebih sedikit tapi dinikmati dan dihayati serta menyempurnakan thuma'ninah, rukuk dan sujud.


0 Response to "shalat tarawih dengan tergesa-gesa itu tidak boleh"

Post a Comment