8 Alasan Rambut Wanita Lebih Mudah Rontok Dibanding Pria

Rambut adalah aset yang penting bagi hampir setiap orang, khususnya kaum wanita. Banyak cara dilakukan wanita agar rambut tetap lebat dan sehat. Kerontokan rambut tentu akan menurunkan rasa percaya diri, sebab kulit kepala yang menjadi lebih terlihat dan rambut menjadi lebih tipis.

Biasanya rambut akan mengalami kerontokan saat disisir. Umumnya, banyak rambut hanya rontok adalah sekitar 10-15 helai per hari. Namun, jika lebih dari itu bisa dikatakan bahwa rambut Anda sedang mengalami kerontokan berlebih. Kaum wanita biasanya lebih sering mengalami kerontokan rambut dibandingkan pria. Lalu, apakah penyebabnya? Berikut adalah 7 alasan rambut wanita lebih mudah rontok dibandingkan pria.

Rambut Panjang


Semakin panjang rambut, semakin berat beban yang harus ditanggung oleh kantong rambut. Rambut yang panjang akan membuat kantong rambut harus berusaha lebih ekstra agar rambut tidak rontok atau terlepas. Tak heran wanita berambut panjang lebih sering mengeluhkan kerontokan rammbut dibandingkan mereka yang berambut pendek. Agar akar rambut tetap kuat, biasakan untuk memotong rambut secara rutin dan jangan membiarkannya terlalu panjang.

Ikat Rambut


Mengikat rambut memang membuat wanita lebih nyaman karena terhindar dari rasa gerah dan gerakan rambut yang menutupi wajah. Namun, mengikat rambut terlalu ketat atau terlalu lama dapat memicu rambut rontok. Terlebih jika rambut diikat dalam keadaan basah sehabis keramas. Selain menyebabkan kerontokan, kulit kepala akan menjadi lembab sehingga memicu bau dan ketombe.

Hormon


Wanita memiliki siklus penting dalam hidupnya setiap bulan, yaitu menstruasi. Siklus ini akan mempengaruhi produksi hormon. Tingkat stress dan aktifitas tinggi juga dapat mempengaruhi produksi hormon tertentu. Saat hormon meningkat pertumbuhan rambut akan cepat dan tebal. Sebaliknya, jika hormon tidak seimbang, rambut akan lebih mudah rontok.

Pemakaian Hair Dryer, Catok, dan Bahan Kimia


Rambut yang indah adalah idaman para wanita. Banyak cara dilakukan mulai dari blow menggunakan hair dryer, meluruskannya dengan catokan atau melakukan smoothing dengan produk tertentu. Penggunaan jangka panjang dapat membuat rambut Anda rapuh dan mudah rontok. Selain itu menggunakan pewarna rambut yang mengandung bahan kimia juga menyebabkan kerusakan rambut, salah satunya rontok.

Penggunaan Obat Kontrasepsi


Penggunaan obat untuk kondisi tertentu sepeti pil kontrasepsi, akan mempengaruhi keseimbangan hormone dalam tubuh wanita. Ada beberapa wanita yang mengalami kerontokan rambut saat mengkonsumsi pil kontrasepsi, obat anti depresan, hingg obat asam urat.

Kehamilan dan Persalinan


Seperti saat menstruasi, wanita hamil juga akan mengalami perubahan hormon. Perubahan hormon ini menyebabkan rambut menjadi rontok. Selain itu sekitar tiga bulan setelah melahirkan banyak wanita yang mengalami kerontokan rambut. Namun, hal tersebut akan kembali normal beberapa bulan setelah persalinan.

Diet Ketat


Salah satu pemicu tubuh kekurangan gizi adalah penerapan diet ketat sehingga Anda mengabaikan asupan gizi yang diperlukan tubuh. Nutrisi diperlukan bagi rambut agar dapat tumbuh dan memiliki akar yang kuat.

Stres


Stres adalah alasan umum yang sering dituding seagai pemicu kerontokan rambut. Saat mengalami situasi emosional tertentu, wanita bisa mudah stress yang berujung pada rontoknya rambut melebihi biasanya.

baca juga : 6 Tips Mudah Biasakan Minum Air 8 Gelas Sehari

Itulah 8 alasan mengapa rambut wanita lebih mudah rontok ketimbang pria. Nah, setelah mengatahui penyebab di atas ada baiknya Anda mulai menghindrinya dengan hidup lebih sehat dan menjauhi situasi yang dapat membuat stres. Semoga Anda bisa mendapatkan rambut indah impian ya!

0 Response to "8 Alasan Rambut Wanita Lebih Mudah Rontok Dibanding Pria"

Post a Comment