10 Ilmuwan Jenius di Balik Senjata Mematikan Nazi

Mendengar nama Nazi saat Perang Dunia, mungkin kita akan langsung mengingat nama tokoh-tokoh besar pada masa itu seperti Adolf Hitler, Heinrich Himmler, Hermann Göring dan Albert Speer. Mereka adalah para politikus yang menguasai Negara Jerman bahkan seluruh Eropa dan Uni Soviet.

Dalam menjalankan kekuasaannya, mereka tentu tak akan mampu bekerja sendiri. Mereka membutuhkan orang-orang untuk dijadikan kaki tangan. Hitler memerinahkan beberapa orang untuk membantunya dalam perang Nazi dan memperluas kekuasaanya.

Tak banyak yang tahu ada peran dari 10 insinyur dan ilmuwan di bawah ini di balik terciptanya senjata mematikan dalam perang Nazi. Mereka telah berhasil menciptakan berbagai mesin dan senjata yang mungkin tak terbayangkan sebelumnya. Siapa sajakah mereka? Berikut informasinya.

Ferdinand Porsche


Ferdinand Porsche adalah seorang insinyur otomotif berkebangsaan Austria. Ia terkenal karena menciptakan kendaraan hibrida pertama di dunia (bensin-listrik), karyanya di Volkswagen Beetle, Mercedes-Benz SS/SSK, dan kendaraan-kendaraan bermerek Porsche. Porsche juga mendesain Benz Tropfenwagen 1923, yang merupakan mobil balap pertama dengan mesin di tengah dan berpenggerak roda belakang.

Porsche juga berkontribusi terhadap tank-tank Jerman canggih yang digunakan semasa Perang Nazi, antara lain: Tiger I, Tiger II, dan Elefant serta tank Panzer VIII Maus. Pada tahun 1937, Porsche mendapatkan penghargaan German National Prize for Art and Science, salah satu penghargaan yang jarang diberikan oleh Nazi Jerman.

Pada tahun 1996, nama Porsche terukir di International Motorsports Hall of Fame dan pada tahun 1999 ia mendapat penghargaan Car Engineer of the Century (Insinyur Mobil Abad Ini).

Kurt Tank


Kurt Tank  adalah desainer pesawat terkemuka di Jerman pesawat. Ia turut ambil peran dalam Perang Nazi dengan berjuang sebagai tentara dalam Perang Dunia I. Tank kemudian belajar teknik listrik dan meniti karir sebagai pilot profesional.

Setelah bekerja di beberapa perusahaan pewawat , ia kemudian bekerja di Focke - Wulf di 1931.Di sana , ia mengubah perusahaan menjadi produsen pesawat kelas dunia . Tank adalah orang di balik kesuksesan pesawat tempur Fw 190 pesawat penumpang Fw 200 . Pesawat-pesawat itulah yang digunakan Nazi selama Perang Dunia II.




Ernst Heinkel


Heinkel adalah salah satu perancang pesawat tersukses di Jerman. Sempat melalui jatuh bangun, ia kemudian sukses menjadi pencipta pesawat jet pertama di dunia bernama He 187 pada tahun 1939, hanya satu minggu sebelum Perang Dunia II dimulai.

Selain itu, Heinkel adalah seorang kritikus yang cukup vokal dari pemerintah Nazi . Ia memiliki hubungan yang kurang baik dengan pemerintah Nazi, sehingga perusahaan Heinkel pun disita dan dinasionalisasikan pada di 1942. Heinkel kemudian menjadi anggota Partai Nazi yang menggunakan tenaga kerja budak di pabrik-pabrik nya untuk kepentingan Nazi.

Willy Messerschmitt


Berasal dari keluarga tak mampu, Messerschmitt diselamatkan dari kemiskinan oleh Nazi ketika mulai berkuasa pada tahun 1933.

Willy Messerschmitt kemudian menempuh pendidikan di sebuah sekolah terbang Jerman . Ia juga tercatat sebagai pemegang rekor dunia untuk penerbangan terlama. Messerschmitt kemudian memiliki perusahaan manufaktur yang memproduksi pesawat tempur. Pesawat-pesawat tersebut digunakan selama Perang Dunia II, terutama jenis Bf 109 dan Me 262.

Robert Lusser


Robert Lusser adalah seorang insinyur pesawat dan pemenang penghargaan percontohan. Setelah bekerja di beberapa produsen pesawat , ia bergabung dengan Messerschmitt dan membantu dalam pembuatan pesawat Bf 109.

Pada tahun 1938 , ia kembali bekerja untuk Heinkel tapi harus dipecat setelah perselisihan tentang desain sebuah jet fighter.Lusser kemudian pindah ke perusahaan Fieseler. Di sana ia menciptakan sebuah rudal jelajah yang diberi nama V-1 . Senjata mematikan ini kemudian digunakan oleh Nazi untuk menyerang Inggris . Ribuan rudal jelajah ini diluncurkan dan terbukti menjadi salah satu senjata yang efisien dan menakutkan.

Hans von Ohain


Dokter Hans Von Ohain adalah seorang desainer pesawat asal Jerman yang menemukan mesin jet. Hans Von Ohain memperoleh gelar doktor dalam Fisika di Universitas Göttingen di Jerman dan kemudian menjadi asisten junior dari Robert Wichard Pohl, direktur Institute of Physical University.

Di usianya yang ke dua puluh tahun Hans pertama kali menysusun ide siklus mesin pembakaran terus menerus pada tahun 1933. Hans Von Ohain kemudian mematenkan desain mesin jet buatannya pada tahun 1934.

Bersama Heinkel, Ohain kemudian bekerjasama menyempurnakan pesawat jet tempur yang digunakan Nazi untuk berperang. Ohain adalah salah satu tokoh penting dibalik senjata tempur Nazi yang menakutkan.

Walter Thiel


Pada tahun 1939, Thiel direkrut oleh divisi pengembangan roket Jerman untuk bergabung dalam sebuah misi pembuatan roket perang.  Kinerja Thiel sangat penting khususnya di bidang desain mesin dan bentuk roket yang lebih ringan dan ramping. Roket hasil buatannya diberi nama V-2 dan direncanakan akan diproduksi secara masal.

Hanya beberapa hari sejak diresmikannya roket tersebut, Thiel dan keluarganya tewas dalam serangan bom Inggris pada Nazi tepatnya di fasilitas penelitian roket di Peenemünde.

Herbert A. Wagner


Sepanjang tahun 1920 , insinyur luar angkasa Herbert A. Wagner menliti dinamika berbagai komponen pesawat , termasuk pesawat amfibi . Pada tahun 1930-an , ia bekerja pada proyekpembuatan pesawat dan pesawat jet militer.

Pada tahun 1940 , dia bekerja di bawah kendali Nazi. Salah satu proyek -nya, Hs 29, sebuah roket peluncur bom yang pertama kali digunakan dalam peperangan . Hs 29 termasuk sebuah senjata yang kuno namun sangat berbahaya.

Konrad Zuse


Konrad Zuse adalah seorang teknisi sipil dan perintis komputer. Pencapaian terbesarnya adalah komputer penyempurna Turing fungsional pertama yang dikendalikan oleh program Z3 pada tahun 1941. Ia menerima Werner-von-Siemens-Ring pada tahun 1964 untuk penemuan itu.
Zuse mencoba untuk merancang sebuah mesin yang bisa menghitung persamaan rekayasa. 

Selesai pada tahun 1938 , Z1 merupakan terobosan baru yang terhitung sederhana namun sangat bisa diandalkan untuk menangani perhitungan yang rumit . Saat Perang Dunia II, komputer buatannya adalah salah satu perangkat yang digunakan oleh tentara Jerman.

Fritz Todt


Fritz Todt adalah seorang tokoh militer dan insinyur Jerman. Ia bergabung dengan Nazi pada tahun 1922, pada masa Reich Ketiga menjabat sebagai Inspektur Jenderal untuk Urusan Jalanan di Jerman. Todt bertanggung jawab untuk mengawasi semua aspek ekonomi Jerman.
Ia kemudian mendirikan Organisasi Todt , sebuah organisasi rekayasa pemerintah yang membangun Dinding Atlantik dan tempat penampungan U - boat besar di pantai Perancis.

Organisasi Todt terkenal selalu mempekerjakan manusia secara paksa. Pada tahun 1938, Todtbergabung dengan perusahaan pemerintahan dll untuk membangun Jalur Siegfried untuk pertahanan wilayah Reich.

Pada tanggal 8 Februari 1942, di tengah penerbangannya kembali ke Jerman setelah perundingan dengan Hitler di Wolfsschanze, Rastenburg, pesawatnya meledak dan jatuh. Ada dugaan bahwa Todt menjadi korban pembunuhan terencana, namun hal tersebut belum terbukti hingga sekarang.


Nah itulah 10 ilmuwan yang berperan besar dalam peristiwa Perang Nazi. Walau bagaimanapun, sejarah telah menuliskan nama mereka sebagai ilmuwan paling jenius dan berpengaruh pada masanya.

0 Response to "10 Ilmuwan Jenius di Balik Senjata Mematikan Nazi"

Post a Comment