5 Kebiasaan Sehari-hari ini Bisa Memicu Serangan Jantung

Serangan jantung adalah salah satu penyakit yang bisa menyebabkan kematian mendadak. Banyak faktor pemicu serangan jantung yang bisa datang tiba-tiba tanpa terduga. Serangan jantung juga bisa dipicu oleh penyakit lain yang sudah diderita sebelumnya, seperti obesitas, diabetes dan hipertensi.
Namun, ada beberapa faktor pemicu serangan jantung yang ternyata sering kita lakukan sehari-hari. Tanpa disadari, 5 kebiasaan berikut bisa memicu serangan jantung mendadak hingga menyebabkan kematian. Penasaran? Berikut 5 kebiasaan sehari-hari pemicu serangan jantung.
Makan


Apapun itu jika digunakan secara berlebihan tentu tidak baik bagi kesehatan, termasuk halnya makan. Kebutuhan paling penting ini ternyata juga bisa memicu serangan jantung jika dilakukan dalam porsi besar dan cepat.

Hal ini dikemukakan oleh peneliti dari Department of Veterans Affairs Amerika Serikat, yang menemukan bahwa 2000 orang yang memiliki resiko serangan jantung sebelumnya, atau memiliki kebiasaan buruk yang memicu serangan jantung, punya 4 kali resiko terkena serangan jantung setelah menikmati hidangan dengan porsi besar.

Studi ini menanyakan 1.986 partisipan yang juga pasien serangan jantung, tentang makanan apa yang dikonsumsinya sebelum serangan jantung menghinggapi tubuhnya. 158 orang mengatakan bahwa mereka memakan 'makanan berat yang tidak biasa' dan di hari berikutnya mereka terkena serangan jantung. Lalu 25 di antaranya memakan makanan dengan porsi besar dan seketika terkena serangan jantung dalam dua jam.

Secara mengejutkan, 'makan besar' ternyata bisa memicu serangan jantung yang fatal. Karena secara sederhana, aktivitas makan saja sudah dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Teori lain menyatakan bahwa asam lemak yang terdapat dari makanan yang masuk ke aliran darah, dapat meningkatkan produksi insulin yang dapat menyempitkan pembuluh darah.


Marah Tiba-tiba


Kemarahan yang tiba-tiba disinyalir dapat menyebabkan serangan jantung, baik itu secara langsung atau hingga dua jam setelah marah. Adapaun kondisi marah yang dapat memicu serangan jantung adalah marah yang berapi-api dan tak terkendali seperti membuat kepalan tangan, melempar-lempar barang di sekitar atau sampai mengeluarkan kata kasar atau melukai seseorang. Kemarahan macam inilah yang memicu serangan jantung.

Resiko serangan jantung mendadak karena amarah lebih tinggi bagi mereka perokok berat atau penderita hipertensi.Oleh karena itu para penderita penyakit tersebut disarankan untuk menghindari situasi yang bisa membuatnya marah tiba-tiba secara konstan.

Kecemasan Akut


Kecemasan adalah hal lumrah yang dialami manusia. Hal tersebut menandakan ketakutan terhadap sesuatu yang mungkin berjalan tidak sesuai harapan. Namun, kecemasan berlebih justru berbahaya karena dapat memicu serangan jantung.

Sebuah studi menyebutkan bahwa kecemasan akut adalah salah satu satu permasalahan mental yang bisa memicu serangan jantung. Tak main-main, penderitanya 9,5 kali lebih beresiko terkena serangan jantung.Hal tersebut disebabkan oleh meningkatnya denyut jantung, tekanan darah, penyempitan pembuluh darah serta pembekuan darah di beberapa titik krusial saat kecemasan sudah berada di batas tak wajar.

Hubungan Seksual


Cukup mengejutkan, ternyata hubungan seksual juga dapat memicu serangan jantung beberapa orang. Dari 4 penelitian, kesemuanya menyimpulkan bahwa hubungan seks dapat memicu serangan jantung pada pria di usia senja.

Dalam meta-analisis penelitian tersebut, pria di usia 50an hingga 60an 2,7 kali lebih rentan terkena serangan jantung ketika berhubungan badan ketimbang pria di usia muda. Hal yang memicu serangan jantung ketika seks adalah ketika orgasme, di mana tekanan darah dan denyut jantung naik secara signifikan. Hal ini cukup berbahaya bagi mereka yang sebelumnya sudah punya penyakit jantung.

Meski demikian, kurang dari satu persen kasus serangan jantung dipicu oleh hubungan seksual. Hal ini dikarenakan hubungan seks tak dilakukan dalam durasi yang lama. Orgasme yang hanya terjadi 10 hingga 15 detik, tak terlalu berbahaya menjadi faktor serangan jantung.

Penyalahgunaan Alkohol


Untuk alasan apapun, alkohol sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi karena rentetat efek negative yang ditimbulkan. Namun, nyatanya alkohol tetap menjadi favorit bagi sebagian orang bahkan dapat menimbulkan kecanduan.

Kecanduan alkohol dapat meningkatkan trigliserida dalam darah, yang merupakan salah satu bentuk kolesterol. Kolesterol sudah umum jadi penyebab 'mengeraknya' pembuluh darah. Selain itu, tekanan darah juga akan meningkat secara signifikan, seketika kita mengonsumsi alkohol.

Dalam kasus lain, alkohol dapat memicu seseorang makan lebih banyak. Dan belum tentu makanan yang masuk ke tubuh ini bersifat baik bagi kesehatan jantung. Sebaliknya, seseorang tak mengontrol apa yang dia makan, ketika ia dalam pengaruh alkohol. Ini juga bisa jadi salah satu faktor tak langsung untuk resiko serangan jantung.

Nah, itulah 5 kebiasaan sehari-hari yang bisa memicu serangan jantung mendadak. Setelah mengetahuinya, sebaiknya kita menghindari hal-hal tersebut dan membiasakan hidup sehat serta menjaga emosi dan pikiran agar tetap stabil. Semoga bermanfaat.


sumber : merdeka.com

0 Response to "5 Kebiasaan Sehari-hari ini Bisa Memicu Serangan Jantung"

Post a Comment