6 Negara yang Melegalkan dan Melindungi Profesi PSK

Menjalani profesi sebagai PSK atau pekerja seks komersial memanglah bukan sebuah pekerjaan yang membanggakan. Ya, profesi ini memang sangat jauh dari citra yang baik. Di satu sisi, profesi ini selalu mengundang hujatan dan hinaan dari masyarakat. Namun, di sisi lain para PSK masih bisa menjalani pekerjaan mereka dengan banyak 'pelanggan' setiap harinya. Tak sedikit pula wanita yang terpaksa menjalani profesi ini karena tuntutan ekonomi yang semakin berat.


Di Indonesia, profesi ini masih mengundang kontroversi karena dianggap melanggar norma baik norma sosial maupun norma agama. Para PSK seringkali mendapat diskriminasi dan dicap sebagai wanita yang kurang baik. Namun hal tersebut tak berlaku di 6 negara ini. Menjadi wanita penghibur sudah diakui sebagai profesi yang legal dan dilindungi. Tak heran bisnis haram tersebut laris manis dan berkembang dengan subur. Berikut adalah 6 negara yang melegalkan profesi wanita penghibur, dikutip dari lama The Richest.

Belgia, profesi PSK bisa bikin kaya dan makmur

Bekerja sebagai PSK di Belgia akan membuat wanita lebih sejahtera dibandingkan bekerja sebagai pegawai kantoran. Mengapa? Belgia sendiri dikenal sebagai salah satu negara yang mempelopori gerakan mendukung profesi kontroversial tersebut. Di Belgia, rumah bordil sudah menjadi tujuan wisata favorit baik bagi turis lokal maupun turis asing. Bisnis ini telah dilegalkan dan dilindungi oleh pemerintah, khususnya para wanita penghibur. Para wanita penghibur mendapatkan gaji yang layak, bekerja di lingkungan yang aman dan bebas memilih 'klien' mereka sesuka hati. Profesi PSK mendapatkan pengakuan di Belgia karena pertimbangan resiko dan bahaya yang tinggi bagi para PSK sehingga mereka membutuhkan 'tunjangan' yang pantas untuk profesi tersebut.

Chili, legalisasi profesi PSK untuk melindungi anak di bawah umur

Bermula dari terbongkarnya skandal bisnis prostitusi yang diorganisir oleh oknum pejabat tinggi pada 2009 lalu, alih-alih membasminya pemerintah Chili justru memutuskan untuk melegalkan bisnis haram tersebut. Ya, keputusan tersebut diambil sebab kebanyakan wanita penghibur adalah anak-anak di bawah umur. Untuk menghindari eksploitasi anak dalam bisnis tersebut, sebuah perundang-undangan pun dibuat untuk melegalkan profesi PSK dengan syarat harus sudah cukup umur. Tak heran, bisnis ini pun kini tumbuh subur di negara Chili. 

Brazil, tolak 40 juta Dollar demi legalkan bisnis prostitusi


Sudah bukan rahasia lagi, bisnis hiburan bagi pria hidung belang di Brazil sudah dilegalkan. Keputusan pemerintah Brazil untuk melegalkan bisnis prostitusi telah mengundang banyak kontroversi dan sorotan dari dunia internasional. Brazil pernah mengalami krisis dan wabah penyakit AIDS beberapa tahun lalu dan dianggap telah memenuhi syarat untuk menerima bantuan senilai 40 juta Dollar untuk menanggulangi wabah tersebut. Ironis, pemerintah Brazil menolak bantuan tersebut dan memilih untuk terus melegalkan bisnis prostitusi walaupun penyebaran AIDS sudah menjadi isu yang besar di negara tersebut.

Finlandia, negara maju yang melindungi PSK


Menjadi salah satu negara termaju di dunia dengan sistem pendidikan yang terbaik, ternyata Finlandia memiliki sisi lain yang akan membuat Anda mengernyitkan dahi. Ya, Finlandia adalah salah satu negara yang melegalkan bahkan melindungi profesi PSK. Bermula dari resesi ekonomi pada tahun 1990-an yang melanda Finlandia, banyak wanita yang memutuskan beralih profesi menjadi PSK karena keuntungan yang menggiurkan. Hal ini terus berlarut hingga puluhan tahun kemudian bahkan setelah Finlandia terlepas dari resesi, yang akhirnya membuat pemerintah melegalkan profesi tersebut. 

Kosta Rika, wanita penghibur dijamin sehat dan bebas penyakit menular


Tak hanya melegalkan, Kosta Rika bahkan membebaskan warganya untuk menikmati 'jasa' para wanita penghibur kapanpun mereka mau. Uniknya lagi, para PSK memiliki kartu identitas khusus dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan untuk menjamin mereka terbebas dari penyakit menular seksual. Pemerintah juga menyediakan lokalisasi khusus yang dibuka 24 jam dan siap menerima tamu kapan saja. Serupa dengan negara-negara Amerika Latin di atas, untuk menjalani profesi ini batas usia minimumnya adalah 18 tahun.

Belanda, PSK diakui oleh negara dan wajib bayar pajak

Pada tahun 2000, industri prostitusi resmi dilegalkan dan diorganisir secara khusus oleh pemerintah. Profesi PSK diakui secara resmi bahkan dikenakan wajib pajak untuk mendanai pemeliharaan 'industri' dan menjamin keamanan dan keselamatan mereka. Hal ini dilakukan pemerintah untuk memberikan kesamaan hak bekerja dan mencari nafkah bagi setiap orang di negara tersebut, tak terkecuali bagi para wanita penghibur.

Nah itulah 6 negara yang melegalkan dan melindungi profesi wanita penghibur. Walau memiliki berbagai alasan dan latar belakang, nampaknya hal tersebut masih menjadi kontroversi bagi banyak pihak. Bagaimana menurut Anda?

1 Response to "6 Negara yang Melegalkan dan Melindungi Profesi PSK"