Wacana Penutupan Beberapa Media Sosial Di Indonesia


Media sosial menjadi suatu sarana bagi masyarakat modern. Dengan media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram hingga Youtube, semua orang bebas untuk mengemukaan pendapat mereka. Media sosial juga, merupakan transformasi dari surat-menyurat yang bersifat tradisional. Dengan mudahnya orang berkomunikasi melalui media sosial dan dengan mudahnya kita bisa berbagi apapun dengan semua orang yang menggunakan media sosial tersebut. Tak terkecuali di negara Indonesia.
Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, bahwa Ia akan mempertimbangkan untuk menutup media sosial di Indonesia. Penutupan itu ia lakukan karena media sosial tidak menutup akun-akun yang berisi muatan radikal. Disamping itu, sepanjang tahun 2016 hingga 2017, baru 50 persen usulan pemerintah yang di take down atau dipenuhi oleh pihak media sosial.
Menurut Rudiantara juga, perusahan asing manapun yang akan masuk ke wilayah Indonesia harus mematuhi peraturan yang ada di Indonesia. Jika tidak, maka pemerintah Indonesia akan bersikap tegas. Media sosial khususnya di Indonesia harusnya tidak hanya untuk numpang iklan dengan mengedepankan penghasilan pribadinya saja, tetapi harus bisa membantu pemerintah Indonesia untuk bisa menciptakan negara yang damai. Rudiantara juga meminta maaf pada masyarakat yang menggunakan media sosial dengan positif  ikut terkena dampak penutupan tersebut.
Dengan mudahnya media sosial menyebar luas, maka paham manapun bisa diakses melalui internet, termasuk paham radikalisme. Di media sosial, paham radikalisme sudah semakin marak. Jika penyebaran radikalisme melaui situs, maka pemerintah bisa dengan mudah memblokir situs tersebut. Akan tetapi, jika penyebarannya melalui media sosial, maka Rudiantara harus berkomunikasi dulu dengan perusahaan terkait.
Dalam penutupan media sosial tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika, melakukannya secara bertahap. Pertama dengan melarang iklan-iklan Indonesia ditayangkan di media sosial tersebut. Setelah itu jika tidak mematuhi, maka pemerintah akan mengambil tindakan tegas, yaitu dengan menutup perusahaan terkait yang berada di Indonesia.
Kita tunggu kelanjutannya, apa yang akan dilakukan pemerintah pada media sosial yang ada di Indonesia. Sebagai warga negara Indonesia, marilah untuk bijak dalam menggunakan media sosial.

0 Response to "Wacana Penutupan Beberapa Media Sosial Di Indonesia"

Post a Comment